RSS Feed
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Informasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Oktober 2010

10 Besar Negara dengan Internet Terbaik



hei bloggers, kalian kepingin mendapat broadband terbaik yang bisa di sediakan? kalau memang sangat butuh dan berkantong tebal silahkan kunjungi negara negara ini :D

Oxford - Kualitas dan ketersediaan jaringan broadband di seluruh dunia ternyata meningkat dramatis beberapa tahun belakangan ini. Demikian kesimpulan riset oleh Oxford University di Inggris yang didukung oleh Cisco.

Dikutip dari Cnet, studi tahunan ini menganalisa jaringan internet broadband di 72 negara dan 238 kota. Hasilnya, kualitas broadband diketahui melonjak 50% dalam tiga tahun terakhir karena investasi yang meningkat.

Kecepatan download rata-rata di ranah global tahun 2010 ini mencapai 5,92Mbps, meningkat dari angka 3,27Mbps di tahun 2008. Sedangkan kecepatan upload mencapai 1,77Mbps, tahun 2008 hanya 794Kbps.

Sebagai hasil kian cepatnya koneksi dan akses yang meluas, 48 negara atau 66% berhasil meraih syarat menjalankan layanan internet yang ada saat ini. Layanan itu seperti jejaring sosial, streaming video definisi rendah atau sharing file ukuran kecil.

Sebanyak 14 negara dan 38 kota dinyatakan siap menjalankan aplikasi internet masa depan. Lagi-lagi, Korea Selatan berada di posisi teratas jaringan broadband paling berkualitas di dunia. Warga di sana menikmati kecepatan download rata-rata 33,5Mbps dan kecepatan upload 17Mbps.

Berikut 10 besar negara dengan kualitas broadband terbaik. Sayang, tak disebut lengkap kecepatan akses masing-masing. Namun sebagai gambaran, Amerika Serikat di posisi 15 punya kecepatan download rata-rata 9,6Mbps dan upload 2,2Mbps.

Lagi-lagi, nama Indonesia belum ada di sini. Bahkan, Indonesia juga belum masuk dalam posisi 30 besar.

1. Korea Selatan
2. Hong Kong
3. Jepang
4. Eslandia
5. Swiss, Luxemburg, Singapura
6. Malta
7. Belanda
8. Uni Emirat Arab, Qatar
9. Swedia
10. Denmark

sumber : dari lain

3 Situs Andalan untuk Mencari Teks Film



hei bloggers, kita kadang kadang kalau download film sering tak ada subtitles nya kan? nah ini dia website bagi para bloggers yang mau mendapatkan subtitles film download-an kalian dengan mudah

Koleksi film dalam bentuk digital yang disimpan di hardisk kadang tak selalu dilengkapi dengan subtitle yang diinginkan. Padahal, subtitle bisa berguna untuk menikmati film lebih lanjut, mulai dari memahami alur cerita hingga menangkap kata-kata sulit yang mungkin diucapkan pemainnya.

Untungnya, ada situs-situs internet yang menyediakan subtitle untuk di-download kolektor film. Berikut adalah tiga di antaranya:

AnySubs.com


AnySubs menyediakan file teks untuk film dengan format DivX secara gratis. Di situs ini pengguna bisa melihat-lihat koleksi subtitle yang ada berdasarkan urut abjad maupun melihat Top 100 judul yang paling banyak di-download.

Kebanyakan file di AnySubs menggunakan format SRT. Situs itu menyediakan pencarian subtitle berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Namun koleksinya akan tergantung dari keaktifan komunitas karena kebanyakan subtitle yang ada disumbangkan oleh komunitas.

Subs.to


Tampilan awal Subs.to menyerupai Google, sehingga mengesankan dirinya sebagai mesin cari subtitle. Selain lewat pencarian ala Google itu, pengguna juga bisa melihat Search Cloud untuk melihat kata kunci yang populer.

Beberapa informasi penting ditampilkan sebelum mengunduh subtitle, termasuk ukuran file, format subtitle (srt atau sub) dan tingkat frames per second yang digunakan.

Subtitles.com.br


Dibandingkan dua di atas, Subtitles.com.br adalah yang paling lengkap. Pertama, ia menyediakan cukup banyak pilihan file, mulai dari sub, srt hingga txt.

Kedua, Subtitles.com.br menyediakan preview subtitle yang akan di-download. Ini tentunya memudahkan pengguna untuk melihat dulu, apakah kualitas teks yang ditampilkan cukup baik atau tidak.

Nah, yang ketiga, Subtitles.com.br menyediakan sebuah piranti lunak gratisan bernama Subtitles 1.1. Lewat software untuk Windows ini, pengguna bisa klik kanan pada file film yang diinginkan untuk mencari subtitle yang sesuai.

sumber : dari lain

Office 365, Andalan Microsoft Saingi Google Apps



hello dear bloggers, siapa bilang Google Apps tidak akan muncul pesaingnya? ternyata diam diam microsoft sudah menciptakan Office 365 yang mereka percaya bisa menyaingi Google Apps. kita lihat selengkapnya yuk!

Microsoft baru saja meluncurkan Office 365, aplikasi Office dan email berbasis web dalam bentuk langganan berbayar.

Office 365 rupanya menjadi andalan Microsoft untuk menyaingi Google Apps, aplikasi pengolah kata dan spreadsheet versi web yang ditawarkan Google bagi para pebisnis seharga USD 50 (sekitar Rp 446 ribu) per tahun.

Sementara Microsoft, menawarkan layanan barunya ini dengan biaya sedikit lebih mahal dari Google, yakni USD 72 (Rp 642 ribuan) per tahun. Pengguna yang ingin menjajalnya, sudah bisa mendaftar untuk versi free test dan layanan ini segera dikomersilkan mulai tahun depan.

"Konsumen akan mendapatkan yang terbaik dalam segala hal berhubungan dengan produktivitas, selama 365 hari," kata President Business Division Microsoft, Kurt DelBene, dilansir The Seattle Times.

Delbene memberikan catatan bahwa ini adalah salah satu upaya Microsoft untuk mendorong ke arah cloud computing. "Kami yakin, ini salah satu tranformasi paling berdampak yang akan terjadi dalam generasi kita," tambahnya.

Bagi perusahaan dengan jumlah pegawai kurang dari 25 orang, Microsoft menawarkan layanan bulanan USD 6 (Rp 53 ribu) per bulan yang merupakan kombinasi Office Web Apps berisi Word, Excel, PowerPoint, dengan SharePoint untuk kolaborasi, Exchange untuk email dan Lync untuk komunikasi.

Untuk jumlah pegawai yang lebih besar, Microsoft menawarkan kombinasi layanan seharga USD 2 hingga USD 27 (Rp 17 ribu - Rp 240 ribuan) per pengguna, sehingga perusahaan bisa menakar paket software untuk pegawai dengan jenis pekerjaan berbeda-beda, apakah itu untuk akuntan atau pegawai lainnya.

sumber : dari lain

Senin, 11 Oktober 2010

10 Gadget Awali Kehadiran Windows Phone 7



hello again dear blogger, langsung saja ya.

Microsoft telah resmi mengumumkan kehadiran Windows Phone 7. Sistem operasi untuk Smartphone ini langsung didukung oleh 10 handset.

Microsoft telah resmi mengumumkan kehadiran Windows Phone 7. Sistem operasi untuk Smartphone ini langsung didukung oleh 10 handset.

Setelah diungkap di Barcelona pada awal 2010, Microsoft kini telah resmi mengumumkan sistem operasi Windows Phone 7. Hal itu dilakukan Microsoft dalam sebuah event yang digelar di New York, Amerika Serikat.

"Kami punya jajaran yang cantik dalam gelombang pertama Windows Phone 7 ini," ujar Steve Ballmer, CEO Microsoft.

Ballmer, dan para rekanan Microsoft, dalam gelaran itu mengumumkan tak kurang dari 10 perangkat ponsel cerdas yang bakal jadi andalan mereka. Berikut adalah daftar perangkat itu:


  • HTC 7 Surround: Ponsel dengan layar 3.8" dan speaker yang bisa digeser keluar.
  • HTC HD7: 'Saudara' dari HTC Desire HD ini memiliki layar 4.3".
  • HTC 7 Trophy: Smartphone berlayar 3.8" dengan prosesor Snapdragon 1GHz.
  • HTC 7 Mozart: Smartphone layar 3.7" dengan desain unibody ala HTC Legend.
  • HTC 7 Pro: Layar 3.6" plus keyboard geser Qwerty memanjang (landscape).
  • Dell Venue Pro: Layar 4.1", keyboard geser Qwerty meninggi (portrait).
  • Samsung Focus: Layar 4" Super Amoled.
  • Samsung Omnia 7: Layar 4" Super Amoled, prosesor 1 GHz.
  • LG Optimus 7/7Q: Layar 3.8"
  • LG Quantum: Layar 3.5", keyboard geser landscape.
Sumber : dari lain

Windows Phone 7 Mendarat di Tablet?


Handset WP7 (cnet)

Hello dear bloggers, saya akhirnya bisa nge-post lagi setelah sekian lama.


OS Windows Phone 7 telah resmi diluncurkan oleh Microsoft. Meski dikhususkan untuk ponsel pintar, adakah kemungkinan WP7 menjadi OS komputer tablet, gadget yang saat ini sedang jadi tren?

Menanggapi pertanyaan itu, seorang pejabat Microsoft menyatakan belum ada rencana perusahaannya bakal menghadirkan WP7 pada tablet. WP7 hanya akan difokuskan pada smartphone.

Greg Sullivan, Senior Product Manager Microsoft mengungkap alasannya. Menurutnya, WP7 didesain untuk perangkat berlayar kecil seperti smartphone, dan tak bekerja dengan baik di layar sebesar tablet.

Untuk tablet, Microsoft lebih mengandalkan Windows 7. Tablet butuh kemampuan layaknya PC sehingga menurut Sullivan, masuk akal jika mereka memakai Windows 7. Terlebih, Windows 7 memiliki kemampuan printing dan networking lebih kuat dibanding WP7.

Meski Microsoft masih menampik kemungkinan tablet WP7, OS mobile itu tetap dinilai punya potensi mempersenjatai tablet. Menurut Ross Rubin, analis teknologi dari NPD, user interface WP7 ideal untuk tablet.

Sumber : dari lain